Peran Kepercayaan Organisasional (Organizational Trust) Dalam Membentuk Komitmen Dan Kinerja Sumber Daya Manusia

Penulis

  • Abdul Hakim Sekolah Tinggi Teknik Malang
  • Panji Priya Sahita Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang
  • Shinta Prastika Kurniawan Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang
  • Norma Eka Sari Nastiti Sekolah Tinggi Teknik Multimedia Internasional Malang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepercayaan organisasional (organizational trust) dalam membentuk komitmen organisasi (organizational commitment), menganalisis pengaruh organizational trust terhadap kinerja sumber daya manusia, serta menganalisis hubungan antara organizational commitment dengan kinerja sumber daya manusia pada pekerja di perusahaan rokok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas lima orang pekerja perusahaan rokok yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational trust berperan penting dalam membentuk organizational commitment melalui kemampuan, kepedulian, dan integritas organisasi yang mampu meningkatkan rasa percaya, loyalitas, dan keterikatan karyawan terhadap organisasi. Selain itu, organizational trust juga berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja sumber daya manusia melalui terciptanya komunikasi yang terbuka, motivasi kerja yang tinggi, serta hubungan kerja yang harmonis. Selanjutnya, organizational commitment terbukti memiliki hubungan positif dengan kinerja sumber daya manusia yang ditunjukkan melalui meningkatnya disiplin, tanggung jawab, produktivitas, dan kualitas kerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan organisasional, komitmen organisasi, dan kinerja sumber daya manusia memiliki hubungan yang saling memperkuat sehingga organisasi perlu membangun budaya kerja yang transparan, adil, dan berorientasi pada pengembangan karyawan guna meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

Diterbitkan

2026-06-13